Minggu, 27 Desember 2015

FILM “MEN OF HONOR”

 



 1. SINOPSIS FILM
Menjadi minoritas memang tidak pernah menyenangkan. Begitu juga yang dialami Carl Brashear (Cuba Gooding Jr.). Carl adalah satu-satunya pria kulit hitam yang berhasil masuk ke dalam kesatuan Angkatan Laut AS. Perbedaan warna kulit ini menyebabkan Carl selalu mendapat perlakuan berbeda dari rekan-rekannya.
Sementara Leslie William Sunday (Robert De Niro) yang menjabat sebagai kepala penyelam saat itu diturunkan pangkatnya lantaran melanggar perintah atasan dan berusaha menolong seorang penyelam yang hampir tenggelam. Akibat dari tindakannya itu, Leslie akhirnya harus menjadi instruktur selam Angkatan Laut.
Terinspirasi oleh keberanian Leslie, Carl berusaha untuk masuk tim manusia katak ini. Carl berhasil melampaui semua tes kecuali tes tulis tapi untungnya ada Jo (Aunjanue Ellis) yang mau membantu Carl melewati tes ini. Kedekatan ini membuat hubungan keduanya berakhir di pelaminan.
Walaupun Carl berhasil membuktikan bahwa ia mampu namun perbedaan warna kulit masih menjadi kendala. Saat menghadapi tes akhir, Carl hampir kehilangan nyawa gara-gara ada yang menyabotase peralatan Carl. Untungnya Carl berhasil selamat sekaligus melewati ujian berat ini.
Ketangguhan Carl kembali diuji saat Carl mendapat tugas untuk mencari lokasi bom atom yang tenggelam di dasar lautan. Dalam usaha pencarian itu lagi-lagi nyawa Carl harus dipertaruhkan. Tapi agaknya keberuntungan masih berpihak pada Carl yang berhasil menemukan lokasi bom atom tersebut dan mengalahkan angkatan laut Rusia yang juga memburu barang yang sama.
Baru saja Carl menjadi pahlawan, ujian baru datang. Saat menaikkan bom atom ke atas kapal, terjadi kecelakaan yang menyebabkan Carl harus merelakan salah satu kakinya diamputasi. Akibatnya, Carl harus menjalani pensiun awal.
Leslie yang saat itu sedang menjalani rehabilitasi karena kecanduan alkohol mendengar kabar buruk ini. Leslie lalu mengirim sebuah artikel yang berisi cerita tentang seorang pilot yang kehilangan kakinya namun masih diijinkan terbang oleh Angkatan Udara.
Harapan Carl kembali tumbuh. Ia pun berencana untuk kembali bertugas di Angkatan Laut. Sayangnya, Angkatan Laut menolak permohonan Carl ini. Mendengar bahwa usaha Carl gagal, Leslie lalu menghubungi pers yang kemudian mendesak pihak Angkatan Laut untuk memberikan penjelasan tentang masalah ini.

 2. ARGUMENTASI
               Dalam film “MEN OF HONOR”  ini mencoba menguak sejarah kelam AS di era tahun 40-an di mana perbedaan warna kulit atau ras sangat berpengaruh terhadap hak individu. 

Senin, 02 November 2015

SOP DUREN LODAYA

Di Bogor ada satu tempat olahan durian yang lagi nge-hitz sejak dibukanya tahun 2013 lalu, namanya Sop Duren Lodaya. Walau baru buka sekitar satu tahun, sop duren, yang sebenarnya bukan sop tapi es. Keunikan dan kualitas rasa menjadi kunci
Sop Buah Durian, juga menjadi pilihan favorit pelanggan Sop Duren Lodaya . Aneka potongan buah seperti strawberry, apel, jambu batu dan sebagainya, di"tutup" dengan olahan daging durian dan es batu, dan tetapi diatasnya ditaburi parutan keju.
Harga termurah Rp. 10.000 dan yang termahal Rp. 20.000. Harganya  yang terjangkau banyak lapisan masyarakat.
Sudah ada 5 cabang Sop Duren Lodaya di kota Bogor dan baru saja ekspansi dengan membuka satu cabangnya di kota Depok.

Daftar Harga Sop Duren Lodaya
Harga Sop Duren Lodaya
No.
Nama Menu
Harga
1
Sop Durian Kacang Ijo+ketan
Rp.10.000
2
Sop Durian Kacang Ijo + Roti
Rp.10.000
3
Sop Duren Lenkap
Rp.12.000

Kamis, 29 Oktober 2015



MAKANAN SEHAT

Buah dan Sayuran Agar Tubuh SehatBuah dan sayur merupakan jenis makanan yang bisa jadi solusi untuk menjaga kesehatan tubuh Anda tanpa harus bayar mahal. Anda akan banyak mendapatkan manfaat dan khasiat dari mengonsumsi buah dan sayuran.

Berikut merupakan lima daftar makanan (buah dan sayuran) yang baik dikonsumsi untuk menjaga kondisi kesehatan tubuh setiap harinyanya.

1. Pepaya
Selain banyak mengandung air, buah pepaya juga merupakan sumber vitamin A, C dan E. Tidak hanya itu saja, buah pepaya ternyata juga kaya akan serat yang bisa membantu menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Kandungan enzim papain dan chymopapain yang terdapat dalam pepaya bersifat sebagai anti inflamasi. Sementara itu, pepaya juga mengandung likopen untuk mengurangi risiko terkena kanker prostat pada pria.

2. Apel
Hampir semua pelaku diet menjadikan apel sebagai camilan yang menyehatkan karena bisa membuat kenyang tanpa takut kegemukan. Namun siapa sangka jika buah apel ternyata juga bisa menurunkan kadar kolesterol darah. Menurut hasil sebuah penelitian, wanita yang makan buah apel setiap hari bisa menurunkan berat badan lebih cepat. Sementara kandungan flavonoidnya bisa membantu mencegah risiko Alzheimer.

3. Nanas
Buah nanas mengandung sejumlah vitamin dan mineral, seperti kalsium, kalium, serat, vitamin C dan mangan yang berguna untuk menjaga kesehatan tulang. Tidak hanya itu saja, kandungan zat bromelain di dalam buah nanas bisa mengatasi batuk dan mengencerkan dahak.

4. Brokoli
Brokoli termasuk jenis sayuran yang kaya akan kalsium yang baik untuk tulang dan gigi. Brokoli juga mengandung senyawa lutein dan zeaxantihin yang bisa menjaga kesehatan mata dan mencegah risiko terkna rabun senja saat usia lanjut.

5. Tomat
Buah tomat kaya akan kandungan vitamin A dan C. Kandungan antioksidan dalam buah tomat yang berupa lycopene, merupakan zat anti-kanker. Tidak hanya itu saja, tomat juga bisa menjaga kesehatan jantung karena tinggi serat, potasium, vitamin B dan niacin.


Rabu, 28 Oktober 2015



PENALARAN  ILMIAH

a.Pengertian Penalaran
 Menurut Minto Rahayu, (2007 : 35), “Penalaran adalah proses berpikir yang sistematis untuk memperoleh kesimpulan atau pengetahuan yang bersifat ilmiah dan tidak ilmiah. Bernalar akan membantu manusia berpikir lurus, efisien, tepat, dan teratur untuk mendapatkan kebenaran dan menghindari kekeliruan. Dalam segala aktifitas berpikir dan bertindak, manusia mendasarkan diri atas prinsip penalaran. Bernalar mengarah pada berpikir benar, lepas dari berbagai prasangka emosi dan keyakinan seseorang, karena penalaran mendidik manusi bersikap objektif, tegas, dan berani, suatu sikap yang dibutuhkan dalam segala kondisi”.
Dalam sumber yang sama, Minto Rahayu, (2007 : 35), “Penalaran adalah suatu proses berpikir yang logis dengan berusaha menghubung-hubungkan fakta untuk memperoleh suatu kesimpulan.Fakta  adalah kenyataan yang dapat diukur dan dikenali. Untuk dapat bernalar, kita harus mengenali fakta dengan baik dan benar. Fakta dapat dikenali melalui pengamatan, yaitu kegiatan yang menggunakan panca indera, melihat, mendengar, membaui, meraba, dan merasa. Dengan mengamati fakta, kita dapat menghitung, mengukur, menaksir, memberikan ciri-ciri, mengklasifikasikan, dan menghubung-hubungkan. Jadi, dasar berpikir adalah klasifikasi”.
Sedangkan Widjono, (2007:209), mengungkapkan penalaran dalam beberapa definisi, yaitu:
1)Proses berpikir logis, sistematis, terorganisasi dalam urutan yang saling berhubungan sampai dengan simpulan.
2)Menghubung-hubungkan fakta atau data sampai dengan suatu simpulan.
3)Proses menganalisis suatu topik sehingga menghasilkan suatu simpulan atau pengertian baru.
4)Dalam karangan terdiri dari dua variabel atau lebih, penalaran dapat diartikan mengkaji, membahas, atau menganalisis dengan menghubungkan variabel yang dikaji sampai menghasilkan suatu derajat hubungan dan simpulan.
5) Pembahasan suatu masalah sampai menghasilkan suatu simpulan yang berupa pengetahuan atau pengertian baru.
 Jadi, dari pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa penalaran adalah proses pemikiran yang logis untuk memperoleh kesimpulan berdasarkan fakta yang relevan (sebenarnya). Atau dengan kata lain, penalaran adalah proses penafsiran fakta sebagai dasar untuk menghasilkan dan menarik kesimpulan.

b.Unsur Penalaran Penulisan Ilmiah
Menurut Widjono, (2007 : 210), unsur penalaran penulisan ilmiah adalah sebagai berikut:
1) Topik yaitu ide sentral dalam bidang kajian tertentu yang spesifik dan berisi sekurang-kurangnya dua variabel.
2) Dasar pemikiran, pendapat, atau fakta dirumuskan dalam bentuk proposisi yaitu kalimat pernyataan yang dapat dibuktikan kebenarannya atau kesalahannya.
3)Proposisi, mempunyai beberapa jenis, antara lain:
a)Proposisi empirik yaitu proposisi berdasarkan fakta.
b) Proposisi mutlak yaitu pembenaran yang tidak memerlukan pengujian untuk menyatakan benar atau salahnya.c)Proposisi hipotetik  yaitu persyaratan huungan subjek dan predikat yang harus dipenuhi.
d)Proposisi kategoris yaitu tidak adanya persyaratan hubungan subjek dan predikat.
e)Proposisi positif universal yiatu pernyataan positif yang mempunyai kebenaran mutlak.
f)Proposisi positif parsial yaitu pernyataan bahwa sebagian unsur pernyataan tersebut bersifat positif.
g)Proposisi negatif universal, kebalikan dari proposisi positif universal.
h)Proposisi negatif parsial, kebalikan dari proposisi negatif parsial.
4) Proses berpikir ilmiah yaitu kegiatan yang dilakukan secara sadar, teliti, dan terarah menuju suatu kesimpulan.
5) Logika yaitu metode pengujian ketepatan penalaran, penggunaan argumen (alasan), argumentasi (pembuktian), fenomena, dan justifikasi (pembenaran).
6)Sistematika yaitu seperangkat proses atau bagian-bagian atau unsur-unsur proses berpikir ke dalam suatu kesatuan.
7)Permasalahan yaitu pertanyaan yang harus dijawab (dibahas) dalam karangan.
8)Variabel yaitu unsur satuan pikiran dalam sebuah topik yang akan dianalisis.
9)Analisis (pembahasan, penguraian) dilakukan dengan mengidentifikasi, mengklasifikasi, mencari hubungan (korelasi), membandingkan, dan lain-lain.
10)Pembuktian (argumentasi) yaitu proses pembenaran bahwa proposisi itu terbukti kebenarannya atau kesalahannya. Pembuktian ini harus disertai dukungan yang berupa: metode analisis baik yang bersifat manual maupun yang berupa software. Selain itu, pembuktian didukung pula dengan data yang mencukupi, fakta, contoh, dan hasil analisis yang akurat.
11)Hasil yaitu akibat yang ditimbulkan dari sebuah analisis induktif atau deduktif.
12)Kesimpulan (simpulan) yaitu penafsiran atas hasil pembahasan, dapat berupa implikasi atau inferensi.



c.Jenis Penalaran
Minto Rahayu, (2007 : 41), penalaran dapat dibedakan dengan cara induktif dan deduktif.
1)Penalaran induktif
Ialah proses berpikir yang bertolak dari satu atau sejumlah fenomena atau gejala individual untuk menurunken suatu kesimpulan (inferesi) yang berlaku umum.
Proses induksi dapat dibedakan menjadi:
a) Generalisasi  ialah proses berpikir berdasarkan pengamatan atas sejumlah gejala dengan sifat-sifat tertentu untuk menarik kesimpulan umum mengenai semua atau sebagian dari gejala serupa.
b) Analogi ialah suatu proses berpikir untuk menarik kesimpulan atau inferensi tentang kebenaran suatu gejala khusus berdasarkan beberapa gejala khusus lain yang memiliki sifat-sifat atau ciri-ciri esensial penting yang bersamaan.
c) Sebab akibat, prinsip umum hubungan sebab akibat menyatakan bahwa semua peristiwa harus ada penyebabnya.

2)   Penalaran deduktif
Ialah proses berpikir yang bertolak dari prinsip, hukum, putusan yang berlaku umum tentang suatu hal atau gejala atas prinsip umum tersebut ditarik kesimpulan tentang sesuatu yang khusus, yang merupakan bagian dari hal atau gejala diatas.



Selasa, 27 Oktober 2015

Pendidikan Tinggi Tak Menjamin Kesuksesan, Tekad dan Kerja Keras adalah Kunci Penting Meniti Karir Masa Depan

Banyak orang merasa semakin tinggi titel yang disandang nama, maka semakin tinggi pula kesuksesan yang akan diraihnya. Padahal hal itu belum tentu benar adanya. Terkadang gelar yang telah kita dapatkan tak menentukan arah kesuksesan karir kita ke depan. Sejatinya kerja keras serta semangatlah yang patut dijadikan landasan.
Jika sekarang ini kamu masih sering merasa rendah diri dengan jenjang pendidikan terakhirmu, maka dengungkanlah 7 hal ini dalam kepala!

1.     Semangat dan kerja keras adalah hal penting yang harus dipunya. Tanpa mereka kamu tak akan sanggup mengubah mimpimu menjadi nyata

2.     Bukan ijazah sarjana saja yang bisa dijadikan pondasi utama. Keuletan juga wajib dimiliki supaya sukses di dunia kerja.

3.     Gelar sarjana tak boleh membuatmu jumawa. Sikap rendah hati adalah bekalmu menapaki jenjang karir nantinya.

4.     Sikap percaya diri ibarat amunisi saat ingin merintis bisnis sendiri. Tak perlu merasa rendah diri, sekalipun pendidikanmu terbilang tak tinggi.

5.     Pendidikan akan mengantarkanmu sampai jenjang interview saja. Selanjutnya, integritas dan etos kerja yang menentukan segalanya.

6.     Pendidikan akan mengantarkanmu sampai jenjang interview saja. Selanjutnya, integritas dan etos kerja yang menentukan segalanya.

7.     Gelar sarjana yang belum dapat dikantongi tak perlu dirutuki, yakinlah bahwa kamu mampu menciptakan rute kesuksesanmu sendiri.








Senin, 19 Oktober 2015



BAB IV
TUJUAN DAN PRINSIP KOPERASI
  • Koperasi sebagai Badan Usaha 
Badan usaha atau perusahaan adalah suatu organisasi yang mengkombinasikan & mengkoordinasikan sumbersumber daya untuk tujuan memproduksi & menghasilkan barang atau jasa.
Koperasi sebagai badan usaha maka :
   - Tunduk pada kaidah & prinsip ekonomi yang berlaku
   - Mampu menghasilkan keuntungan & mengembangkan org.&usahanya
   - Anggota sebagai pemilik sekaligus pengguna jasa
   - Memerlukan sistem manajemen usaha (keuangan,teknik,organisasi & informasi)
Tujuan perusahaan koperasi :
Berorientasi pada profit oriented & benefit oriented
Landasan operasinal didasarkan pada pelayanan (service at a cost)
Memajukan kesejahteraan anggota adalah prioritas utama.
  • Tujuan Koperasi
tercantum dalam UU No.25 Tahun 1992 mengenai Perkoperasian, Tujuan Koperasi yaitu untuk memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya, serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional untuk mewujudkan masyarakat yang maju, adil dan makmur berdasarkan pada Pacasila dan UUD 1945.
1. Membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota nya pada khusus nya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnya.
2.Memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahan perekonomian nasional dengan koperasi sebagai kopegurunya.
3.Berperan serta secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat.
4. Berusaha untuk me1ujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha  bersama berdasarkan asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomiDari beberapa tujuan koperasi diatas, garis besarnya adalah (Mensejahterakan para anggota koperasi dan masyarakat).Mewujudkan masyarakat yang maju, adil dan makmur .Memperbaiki kehidupan para anggota dan masyarakat terutama dalam bidang perekonomian.Membangun tatanan perekonomian nasional.
  • Fungsi Koperasi
1. sebagai Koperasi konsumsi berusaha untuk menyediakan barang barang yang dibutuhkan para anggotanya, baik barang keperluan sehari-hari maupun barang-barang kebutuhan sekunder yang dapat meningkatkan kesejahteraan hidup para anggotanya, dalam arti dapat dijangkau oleh daya belinya.
2. sebagai Koperasi simpan pinjam atau koperasi kredit4erusaha untuk mencegah para anggotanya terlibat dalam jeratan kaum lintah darat pada waktu mereka memerlukan sejumlah uang atau barang keperluan hidupnya, dengan jalan menggiatkan tabungan dan mengatur pemberian pinjaman uang atau barang dengan bunga yang serendah-rendahnya.
3. sebagai Koperasi /roduksi berusaha untuk menggiatkan para anggotanya dalam menghasilkan produk tertentu yang biasa diproduksinya serta sekaligus mengkoordinir pemasarannya, dengan demikian para produsen akan memperoleh kesamaan harga yang wajar atau layak dan mudah memasarkannya.
4. sebagai badan usahaMampu untuk menghasilkan keuntungan dan mengembangkan organisasi dan usahanya. fungsi lainnya :
sebagai urat nadi perekonomian
sebagai upaya mendemokrasikan sosial ekonomi di Indonesia
untuk meningkatkan rasa kekeluargaan antar sesama 1arga Indonesia
Meningkatkan tingkat pengetahuan masyarakat akan pengaturan keuangan
Mengembangkan potensidan kemampuan ekonomi anggota koperasi
Memperkokoh kemandirian rakyat dibidang perekonomian
Me1ujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional
Mengembangkan kreatifitas dan membangunji1a berorganisasi bagi 1arga masyarakat.

SUMBER :